Operasi Perkalian Dan Pembagian Bilangan Bulat

Operasi Perkalian Dan Pembagian Bilangan Bulat

Materi Matematika > Materi Ilmu hitung SMP > Bilangan Bulat

Artikel kali ini akan mempelajari tentang perkalian dan pendistribusian bilangan buntar.

Perkalian dan pembagian bulat n kepunyaan sifat-sifat per sehingga harus dipelajari walaupun kalian sudah menghafal kalian. Bikin lebih jelasnya simaklah materi di radiks ini.

Perkalian Bilangan Bulat

Arti perkalian dapat ditulis perumpamaan berikut.

n x a =

a + a + a + a + ….. + a

Bintang sartan, arti multiplikasi ialah enumerasi repetitif pecah qada dan qadar.

Dari tabel di atas dapat disimpulkan sebagai berikut.

– Hasil kali qada dan qadar bulat konkret dengan predestinasi bulat negatif merupakan bilangan bulat negatif

– Hasil kali bilangan bulat subversif dengan bilangan buntak riil yaitu ketentuan melingkar merusak.

– Hasil boleh jadi ketentuan buntar destruktif dengan bilangan buntak destruktif yaitu bilangan bulat positif.

Cak bagi lebih memafhumi, kerjakanlah soal-soal di pangkal ini.

1. Hitunglah hasil perbanyakan berikut!

a. 4 x 3                   e. -6 x (-3)
b. 3 x (-6)               f. -11 x (-6)
c. -5 x 6                  g. 0 x (-14)
d. -35 x 0 x (-12)     h. -7 x 4

2. Salin dan lengkapilah perkalian berikut ini!

a. 2 x … = 16                   d. 10 x …. = 30
b. 3 x … = 27                   e. …. x (-6) = 24
c. -7 x … = 21                  f. …. x (-8) = 32

3. Hitunglah kredit perkalian berikut jika m = -5 dan n = -6!

a. 3 x m                           e. 2 x m x horizon
b. 5 x n                            f. -3 x m x n
c. n x (-7)                        g. -9 x (m + n)
d. 8m + 3n                       h. 2m + 2n

Sifat-Sifat Perkalian Bilangan Bulat

a. Sifat Komutatif (Pertukaran)

Bagi setiap a dan b ketentuan buntak, berlaku sifat komutatif, merupakan a x b = b x a.

b. Adat Asosiatif (Pengelompokan)

Kerjakan setiap a, b, dan c ketentuan melingkar, berlaku sifat asosiatif, yaitu (a x b) x c = a x (b x c).

c. Aturan Distributif (Penyebaran)

Untuk setiap a, b, dan c garis hidup bulat, berlaku sifat distributif a x (b + c) = (a x b) + (a x c).

a x (b – c) = (a x b) – (a x c)

Selesaikan dengan menggunakan sifat asosiatif dan distributif!

a. 4 x (-3) x 5 = (4 x (-3)) x 5 maupun 4 x (-3) x 5 = 4 x ((-3) x 5)

= – 12 x 5                                 = 4 x (-15)

Baca :   Contoh Bilangan Bulat Dalam Kehidupan Sehari Hari

= -60                                       = -60

b. 4 x (6 +7) = (4 x 6) + (4 x 7)

Untuk kian memahami, kerjakanlah soal-soal di bawah ini;

1. Mulai sejak kalimat-kalimat berikut, manakah yang benar dan manakah yang salah?

a. 6 x 5 = 5 x 6
b. -2 x 9 = 9 x (-2)

c. 5 x 9 = -5 x (-9)
d. (-3 x 8) x 4 = -3 x (7 x (-4))

2. Tentukan nilai pergandaan berikut!

a. 4 x (-6)
b. 11 x (-2) x (-6)
c. -5 x (-5) x 9
d. -8 x 16 x (-4)
e. -10 x (-14) x (-9)
f. -15 x (-10) x (-4)

3. Hitunglah hasil perkalian berikut dengan menggunakan sifat-sifat multiplikasi !

a. -5 x 53                   c. -14 x (-180)
b. 7 x (-28)                d. -25 x (-834)

4. Hitunglah hasil perkalian berikut dengan menunggangi adat-sifat perbanyakan !

a. -7 x 39                   c. 12 x (-18)
b. -8 x 57                  d. -18 x 6

5. Dari kalimat-kalimat berikut, manakah yang benar dan manakah yang salah ?

a. -7 x 29 = (-7 x 30) – (-7-1)
b. -9 x 56 = (-9 x 60) + (-9 x 4)
c. 83 x (-6) = (90 x (-6)) – (7 x (-6))
d. 147 x (-9) = (150 x (-9)) – (-3 x (-9))

1. Pembagian sebagai Operasi Kebalikan berpunca Perkalian

Sekiranya a, b, c bilangan buntak; b bukan 0 dan b adalah pembagian bersumber a maka a : b = c seimbang artinya dengan b x c = a.

Misalnya :

45 : 9 = 5

maka, sama artinya dengan 9 x 5 = 45.

2. Sifat Pembagian pada Ketentuan Melingkar

Jika qada dan qadar bulat negatif dibagi dengan garis hidup buntak positif maka menghasilkan bilangan negatif.

Contoh :

-45 : 5 = -9.

Takdirnya bilangan melingkar positif dibagi dengan bilangan bulat negatif maka menghasilkan kodrat negatif.

Contoh :

36 : (-6) = -6

Jika bilangan buntar merusak dibagi ganjaran bulat negatif maka menghasilkan bilangan maujud.

-42 : (-7) = 6

Untuk bertambah memahami, kerjakanlah pertanyaan-cak bertanya di dasar ini;

1. Tentukan hasil pendistribusian garis hidup melingkar berikut?

a. 55 : 11                e. 36 : (-6)
b. 96 : 16                f. -49 : (-7)
c. -68 : 17               g. 63 : (-9)
d. 84 : (-14)            h. 132 : (-12)

2. Takdirnya huruf berikut ialah kodrat bulat, tentukan penyelesaiannya?

a. 27 : 3 = lengkung langit                    e. 4 x q = 20
b. 18 : 9 = m                   f. 5 x (-r) = -37
c. -18 : o = 3                   g. s x (-6) = -42
d. -24 : (-p) = 12             h. 64 x (-16) = s

3. Di antara gerakan pembagian berikut, manakah yang menghasilkan bilangan buntar ?

Baca :   M Bilangan Asli Ganjil Yang Kurang Dari 16

a. 40 : (-8)
b. -20 : 3
c. -26 : 2
d. 15 : 45
e. 0 : 9
f. -80 : 6

4. Sekiranya k = 5, l = -25, dan m = -125, hitunglah hasil pencatuan berikut ?

a. k : l dan l : k
b. k : m dan m : k
c. l : m dan m : l
d. (m : l) : k dan m : (l : k)
e. (m : k) dan m : (k : l)

5. Para pandai mengimani bahwa suka-suka 100.000 cheetah arwah di seluruh dunia 100 tahun yang lalu. Waktu ini, mereka percaya hanya 10.000 cheetah yang masih hayat. Jika penurunan per tahunnya ialah sama, berapa perubahan masing-masing tahunnya yaitu sama, berapa perubahan populasi Cheetah setiap tahun selama 100 perian terakhir?

6. Pasar saham runtuh 375 poin selama 3 tahun. Jika saham jatuh dengan total yang sama setiap perian, berapa banyak penerjunan poin setiap hari?

Cara mengerjakan operasi hitung fusi

1. Perhitungan di internal tanda kurung tergarap bahkan lampau.

2. Pergandaan dan pembagian setingkat, pembilangan dan pengurangan setingkat. Operasi hitung nan setingkat, dikerjakan secara berurutan pecah kidal.

3. Perbanyakan dan pencatuan lebih pangkat tingkatannya tinimbang penjumlahan dan penyunatan. Jadi, multiplikasi dan pembagian dikerjakan terlebih lalu.

Hitunglah hasil operasi hitung berikut.

a. 13 + 30 : 6                                  c. [-27 : (-3)] – 3

b. (49 : 7) x  8                                d. 6 x [18 + (-14)]

a. 13 + 30 : 6 = 13 + 5 = 18            c. [-27 : (-3)] – 3 = 9 – 3 = 6

b. (49 : 7) x 8 = 7 x 8 = 56             d. 6 x [18 + (-14)] = 6 x 4 = 24

Untuk bertambah mengerti, kerjakanlah tanya-soal di bawah ini;

1. Selesaikanlah operasi hitung berikut.

a. 9 – (7 x 3)                             f. -12 : (8 – 12) x 2
b. -14 x (8 + 5)                         g. (-12 – (-6)) : (8 + (-10)
c. (55 : 5) +6                            h. 12 + 100 : 5 + 4 x 7
d. -12 : 2 + (-12) x (-2)             i.  [42 : (4 + 3)] x [63 – (11 x 4)] e. (-5 + 7) x 23                         j. {[(25 : 5) – 8] x 5} – 41

2. Rudi turut ke lift dari lantai 8. Kamu naik lift ke atas sampai 10 lantai, lalu turun 15 lantai dan keluar berasal lift. Di lantai berapa Rudi keluar dari lift?

3. Umar memiliki uang lelah Rp. 225.000,00 nan di bisa saat engkau ulang tahun. Ia perlu menghitung apakah uang milikya cukup untuk membeli MP3 player. Jikalau Toko memungkinkan engkau untuk until Rp.18.000,00 saban bulan selama satu tahun, apakah uang yang sira miliki pas bikin membeli MP3 player tersebut ?

Baca :   Tabel Besaran Dan Satuan Dalam Si

4. Igo mempunyai 315 granula kelereng. Kelereng itu diminta adiknya sebanyak 36 butir. Ayahnya memberi 64 butiran. Kemudian, ia membagikan kelerengnya kepada 6 temannya. Masing-masing anak beruntung 24 butir. Berapa sisa kelici nan sira miliki sekarang ?

5. Ibu membeli 6 kg beras dengan harga Rp. 7.800,00 per kg, 2,5 kg gula putih seharga Rp. 10.600,00 tiap-tiap kg, dan 7 kg gandum dengan harga dua lembar uang lima puluh ribuan dan tiga sutra komisi sepuluh ribuan, berapakah tip kembaliannya?

Menaksir Hasil Perbanyakan dan Pembagian Bilangan Melingkar

Untuk taksiran ke angka puluhan terdekat.

– Kalau satuannya cacat dari 5 maka angka enggak dihitung atau dihilangkan.

– Jika satuannya sama dengan maupun lebih dari 5 maka angka tersebut dibulatkan ke atas menjadi 1 puluhan.

34 x 17 = 30 x 20 = 600.

34
= 30 ( karena nilai ditebali kurang dari 5)

17
= 20 ( karena skor ditebali makin dari 5)

Untuk perhitungan ke biji ratusan terhampir.

– Jikalau angka puluhannya kurang dari 5 maka nilai puluhan dan satuan dihilangkan.

– Jika angka puluhannya ekuivalen dengan atau lebih berbunga 5 maka nilai puluhan tersebut dibulatkan ke atas menjadi 1 ratusan.

133 x 365 = 100 x 400 = 40.000

133 = 100 (karna angka puluhan nan ditebali adv minim berpangkal 5)

365 = 400 (karena poin puluhan yang ditebali bertambah mulai sejak 5)

1. Tentukan hasil runding ke puluhan terdekat puas aksi berikut.

2. Tentukan hasil taksiran ke ratusan terhampir pada operasi berikut.

b. 1.234 : 178 = 1.200 : 200

Untuk lebih memahami, kerjakanlah pertanyaan-soal di bawah ini.

1. Bulatkan setiap skor tersebut sampai mengarah asongan yang diberikan.

a. 1.158 cm (m)
b. 4780 m (km)
c. Rp. 45.880,00 (puluhan ribu rupiah)
d. Rp. 978.330,00 (jutaan rupiah)

2. Tentukan hasil rekaan ke puluhan terdekat pada operasi berikut!

a. 86 x 12                          c. 162 : 17
b. 142 x 18                        d. 2.701 : 28

3. Tentukan hasil taksiran ke ratusan terdekat lega operasi berikut !

a. 1.243 x 168               c. 1.542 : 479
b. 1.484 x 254               d. 2.434 : 384

4. Sebidang tanah berbentuk persegi panjang dengan demes 48 m dan tinggi 64 m. Taksirlah ke puluhan terdekat luas tanah tersebut !

5. Luas suatu bangun persegi panjang ialah 10.577 cm
2
dan panjangnya 249 cm. Taksirlah ke ratusan terdekat lebar bangun tersebut !

Operasi Perkalian Dan Pembagian Bilangan Bulat

Source: http://mandiribelajarsains.blogspot.com/2015/08/perkalian-dan-pembagian-bilangan-bulat.html

Check Also

Hitunglah Keliling Lingkaran Berikut R 17 Cm

Hitunglah Keliling Lingkaran Berikut R 17 Cm Postingan ini membahas contoh soal keliling gudi dan …